Thursday, December 26, 2013

STRESS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA

STRESS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang Masalah
Pada manusia, pengaturan dan konsentrasi larutan dalam cairan ekstraselular adalah fungsi primer dari ginjal. Ginjal membuang produk sampah metabolik dan kelebihan konsentrasi dari produk sampah tersebut serta mengubah bahan-bahan tersebut agar jumlahnya menjadi normal atau rendah (Suhardjono, 2001). Ginjal berfungsi untuk mengatur keseimbangan air dalam tubuh, mengatur konsentrasi garam dalam darah dan keseimbangan asam-basa darah, mengontrol sekresi hormon, serta eksresi sisa metabolisme, racun dan kelebihan garam (Price dan Wilson, 2006). Apabila ginjal gagal menjalankan fungsinya maka pasien memerlukan perawatan dan pengobatan dengan segera.
Gagal ginjal merupakan penyakit sistemik dan merupakan jalur akhir yang umum dari berbagai penyakit traktus urinarius dan ginjal (Bare dan Smeltzer, 2002). Gejala awal gagal ginjal kronik tidak jelas dan sering diabaikan. Gejala umum berupa letargi, malaise, dan kelemahan sering tertutup dan dianggap sebagai gejala penyakit primer. Pada tahap lebih lanjut penderita merasa gatal, mual, muntah, dan gangguan pencernaan lainnya. Terjadi juga penurunan lemak tubuh, retensi air dalam jaringan, perubahan warna kulit tubuh, gerakan yang melambat serta adanya penumpukan zat yang tidak diperlukan lagi oleh tubuh (Lemone and Burke 2004). Gejala ini merupakan suatu fenomena universal terjadi pada pasien gagal ginjal kronik yang mengalami gangguan fungsi progresif gagal ginjal kronik dan tidak dapat diperbaiki lagi. Pasien dengan gagal ginjal kronik harus dapat menerima fakta bahwa terapi penggantian ginjal akan di perlukan untuk sepanjang hidupnya. Ketidakberdayaan serta kurangnya penerimaan diri pasien menjadi faktor psikologis yang mampu mengarahkan pasien pada tingkat stres, cemas bahkan depresi (Stuart dan Sundeen, 1998).


                                     MAU DATA SELENGKAPNYA


No comments:

Post a Comment