Sunday, January 5, 2014

gambaran PHBS Tatanan Rumah Tangga di Desa

gambaran PHBS Tatanan Rumah Tangga di Desa 



BAB 1
PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang
Tingginya angka kematian ibu dan kematian bayi menunjukkan masih rendahnya kualitas pelayanan kesehatan. Melihat kenyataan tersebut, diperlukan upaya terobosan yang benar-benar memiliki daya ungkit untuk meningkatkan derajat kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia. Desa siaga merupakan salah satu program pemerintah melalui Departemen Kesehatan yang disebutkan dalam SK Menkes No 564/2006 tentang pedoman pelaksanaan pengembangan desa siaga dengan mengambil kebijakan bahwa seluruh penduduk Indonesia menjadi desa siaga pada akhir tahun 2008 (Depkes RI, 2007:2). Inti kegiatan desa siaga adalah memberdayakan masyarakat agar mau dan mampu untuk berperilaku hidup sehat (Depkes RI, 2007:5).

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan, dan kemauan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Dengan perkataan lain bahwa masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai pelaku dalam pembangunan kesehatan dalam menjaga, memelihara, dan meningkatkan derajat kesehatannya sendiri, serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya. Pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari rumah tangga, karena rumah tangga yang sehat merupakan aset atau modal pembangunan di masa depan yang perlu dijaga, ditingkatkan, dan dilindungi masyarakat. Beberapa anggota rumah tangga mempunyai masa rawan terkena penyakit infeksi, oleh karena itu untuk mencegahnya anggota rumah tangga perlu diberdayakan untuk melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
     


         



No comments:

Post a Comment