Saturday, December 28, 2013

PERBEDAAN PERSEPSI PASIEN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN TENTANG KEPATUHAN DIET DIABETES MELLITUS


PERBEDAAN PERSEPSI PASIEN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN TENTANG KEPATUHAN DIET DIABETES MELLITUS

 BAB 1
PENDAHULUAN


1.1     Latar Belakang
         Jumlah penderita penyakit diabetes melitus akhir-akhir ini menunjukan kenaikan yang bermakna di seluruh dunia. Perubahan gaya hidup seperti pola makan dan berkurangnya aktivitas fisik dianggap sebagai faktor-faktor penyebab terpenting. Oleh karenanya,  Diabetes Mellitus dapat saja timbul pada orang tanpa riwayat Diabetes Mellitus dalam keluarga dimana proses terjadinya penyakit  memakan waktu bertahun-tahun dan sebagian besar berlangsung tanpa gejala. Namun penyakit Diabetes Mellitus dapat dicegah jika kita mengetahui dasar-dasar penyakit dengan baik dan mewaspadai perubahan gaya hidup kita (Elvina,Karyadi,2006). Melihat adanya kecenderungan kenaikan prevalensi Diabetes Mellitus di berbagai daerah yang terutama disebabkan oleh peningkatan kemakmuran,  perubahan gaya hidup dan bertambah panjang usia harapan hidup, maka dapat dipahami bila dimasa yang akan datang Diabetes Mellitus dengan komplikasinya akan berkembang menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian di Indonesia (Pusat Diabetes dan Lipid FKUI-RSCM, 1999).
Menurut survei yang di lakukan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO),  jumlah penderita Diabetes mellitus di Indonesia pada tahun 2000 terdapat 8,4 juta orang,  jumlah tersebut menempati urutan ke-4 terbesar di dunia,  sedangkan urutan di atasnya adalah India (31,7 juta),  Cina (20,8 juta),  dan Amerika Serikat (17,7 juta). Diperkirakan jumlah penderita Diabetes mellitus akan meningkat pada tahun 2030 yaitu India (79,4 juta), Cina   (42,3 juta),  Amerika Serikat (30,3 juta) dan Indonesia (21,3 juta). Jumlah penderita  Diabetes Mellitus  tahun 2000 di dunia termasuk Indonesia tercatat 175,4 juta orang,  dan diperkirakan tahun 2010 menjadi 279, 3 juta orang,  tahun 2020 menjadi 300 juta orang dan tahun 2030 menjadi 366 juta orang.
Di Indonesia berdasarkan penelitian epidemiologis didapatkan prevalensi Diabetes mellitus sebesar 1,5 – 2, 3%  pada penduduk yang usia lebih 15 tahun,  bahkan di daerah urban prevalensi Diabetes Mellitus  sebesar 14,7% dan daerah rural sebesar 7,2%. Prevalensi tersebut meningkat 2-3 kali dibandingkan dengan negara maju, sehingga Diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius  Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Indonesia tahun 2003 .penduduk Indonesia yang berusia di atas  20 tahun sebesar 133 juta jiwa,  maka pada tahun 2003 diperkirakan terdapat penderita Diabetes Mellitus di daerah urban sejumlah 8,2 juta dan di daerah rural sejumlah 5,5 juta. Selanjutnya berdasarkan pola pertambahan penduduk diperkirakan pada tahun 2030 akan terdapat 194 juta penduduk yang berusia di atas 20 tahun maka diperkirakan terdapat penderita sejumlah 12 juta di daerah urban dan 8,1 juta di daerah rural.

   


No comments:

Post a Comment